SEKILAS INFO
01-08-2021
  • 1 bulan yang lalu / PAT 2020-2021 SELASA 8 Juni 2021 – SABTU 19 Juni 2021
  • 4 bulan yang lalu / MAKESTA dan Pelantikan Pengurus IPNU, Selasa-Kamis 23-25 Maret 2021
  • 4 bulan yang lalu / Pelantikan Pengurus OSIS Putri, Sabtu 20 Maret 2021
22
Nov 2016
0
Berkunjung ke MAU WH, Penemu 4G Beri Motivasi

Jombang – Prof. Dr, Eng. Khoirul Anwar, ST. M. Eng berkesempatan berkunjung ke MAU WH. Kepada para guru dan siswa, penemu dasar teknologi 4G tersebut berbagi pengalaman.

Sejak duduk di bangku SD, Khoirul Anwar sudah banyak membaca tentang fisika. “Dulu, ketika saya melihat bagan peraih nobel, saya berfikir, kapan foto saya bisa berada di situ?,” kata bapak 4 anak ini, Sabtu (12/11). Mengingat lingkungan di sekitarnya yang serba kecukupan, ia pun mempunyai tekad kuat untuk kuliah keluar negeri maupun ke universitas negeri terbaik.

Alhasil, tahun 1996, pria kelahiran Kediri ini berhasil masuk Institut Teknologi Bandung (ITB). Dengan semangat mewujudkan cita- cita, Khoirul Anwar berhasil lulus tahun 2000 dengan predikat sangat membanggakan karena sebagai wisudawan terbaik.

Tidak berhenti di situ, ketika ada tawaran beasiswa ke Jepang oleh Panasonic, ia pun  mendaftarkan diri. “Dari seluruh pendaftar di Indonesia, hanya diambil 5 orang yang bisa mendapatkan beasiswa tersebut,” kenangnya. “Alhamdulillah, saya masuk dari 5 orang tersebut,” lanjut alumni SDN 1 Kunjang Kediri tersebut.

Untuk menemukan ide baru, ia pun mempelajari masalah yang terjadi pada saat itu. “Kebetulan yang menjadi perhatian saya adalah masalah teknologi komunikasi,” ungkapnya.  Karena dalam pikirannya, manusia membutuhkan energi yang besar ketika hendak berkomunikasi. “Nah, dari sini saya menemukan dasar agar kita tidak perlu menggunakan energi besar dalam berkomunikasi,” terang suami dari Sri Yayi Indrayanti tersebut.

Mematenkan 4G pun tidak semudah membalik tangan, “Banyak orang yang berbeda pendapat bahkan menentang ide saya,” ujarnya. Namun karena dorongan dari sang dosen yang biasa disebut sensei, ia pun bangkit untuk segera mematenkan penemuan tersebut.

Dalam pandangannya, masa remaja sebagai momentum, yakni massa x kecepatan. Berarti, pada massa remaja kecepatan tidak boleh nol. “Kita harus berusaha, jangan sampai terlena pada masa muda,” pesannya.

Setelah 14 tahun hidup di negara maju, Khoirul Anwar memutuskan kembali ke Indonesia, dan berusaha memperbaiki teknologi yang ada di negeri ini.

Kini, Khoirul Anwar tinggal di Bandung dan bergabung dengan Telkom University untuk mempersiapkan penemuan terbaru, yakni 5G. (farah)

Data Sekolah

MA Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbulloh
PP. Bahrul Ulum Tambakberas Jombang

NPSN : 20579998

Jl. K.H. Abd. Wahab Hasbulloh Gg. Pondok, Tambakberas, Tambakrejo, Jombang
KEC. Jombang
KAB. Jombang
PROV. Jawa Timur
KODE POS 61451

Statistik Website

Arsip