SEKILAS INFO
01-08-2021
  • 1 bulan yang lalu / PAT 2020-2021 SELASA 8 Juni 2021 – SABTU 19 Juni 2021
  • 4 bulan yang lalu / MAKESTA dan Pelantikan Pengurus IPNU, Selasa-Kamis 23-25 Maret 2021
  • 4 bulan yang lalu / Pelantikan Pengurus OSIS Putri, Sabtu 20 Maret 2021
29
Sep 2016
0
Dari Memperlancar Bahasa Inggris hingga Belajar Budaya

Jombang –Yogyakarta memiliki daya tarik bagi wisatawan. Para siswa dan siswi MAU WH berkesempatan mengunjungi beberapa destinasi wisata di kota budaya ini. Berikut kesan yang diperoleh.

“Tujuan pertama rombongan adalah Candi Borobudur,” kata Irodatul Hasanah kepada sejumlah siswa beberapa waktu berselang. Yang utama dari kunjungan tersebut adalah bisa berjumpa dengan para turis mancanegara. “Sekalian memperlancar komunikasi bahasa Inggris,” kata siswi kelas XII IIA ini.

Akan tetapi, kunjungan rombongan kali ini tidak seberuntung yang dibayangkan. “Mungkin karena kami tiba di Candi Borobudur terlalu pagi,” akunya. Ya, kala itu rombongan tiba di salah satu bangunan ajaib di dunia tersebut pada pukul 07.30 WIB, sehingga tak banyak turis yang berkunjung.

Namun “sepinya turis” tidak menyurutkan minat rombongan mencari sudut candi untuk diabadikan. Aktifitas berfoto ria dengan latarbelakang bangunan bersejarah tersebut benar-benar dimanfaatkan. “Nyaris tidak ada sudut candi yang terlewatkan,” kelakar Anaziyatul Maghfiroh  dari kelas 12 MIPA.

Sesuai jadwal, kunjungan dilanjutkan ke pantai Parangtritis. “Kami dapat menyaksikan betapa pantai di sana memiliki ombak yang demikian tinggi dan membahayakan,” kata Ferrygina Aida Alallah XII mipa. Demi keselamatan bersama, rombongan tidak diperkenankan untuk berenang. “Hanya mampu menikmati deburan ombak dari pinggir pantai, karena khawatir terbawa arus,” terang siswi kelas XII MIPA ini.

Salah seorang rombongan, M Taufiq menceritakan bahwa usai dari Parangtritis, dilanjutkan ke kawasan jantung kota Yogyakarta. Daerah yang terkenal dengan sejumlah kuliner serta berbagai souvenir khas kota budaya tersebut menjadi pembuktian bahwa Yogyakarta memang demikian memukau.

“Tidak salah kalau kemudian banyak kalangan yang terpesona dengan kota ini,” kata Imam Taufiq. Karena disamping ramai lalu lalang orang, juga di pinggiran jalan disesaki para pedagang makanan dan aneka cindera mata, lanjutnya.

Yang istimewa, rombongan berksempatan mengunjungi taman pintar. “Kami beruntung karena saat itu berbarengan dengan Marlboro Night Festival,” ungkap siswa XII IIA tersebut.

Dan yang juga tidak dapat dilupakan adalah dipertemukannya dengan para alumni MAU WH. “Karena sebagian dari mereka kuliah di UIN Sunan Kalijaga,” terang Taufiq. Mereka sekaligus menjadi guide yang menceritakan seluk beluk kota pelajar tersebut.

Rombongan akhirnya menyudahi kunjungan dan kembali ke Pesantren Tambakberas. Kunjungan yang diawali sejak tanggal 25 hingga 27 Agustus tersebut memberikan kesan mendalam. Yogyakarta kaya dengan budaya dan destinasi wisata yang demikian membanggakan.

Tidak semata destinasi wisata alam yang kerap membuat sejumlah kalangan tertarik selalu datang ke sana, juga budaya yang demikian terjaga. Kunjungan singkat namun sarat makna tersebut memberikan pesan bahwa menjaga kawasan wisata dan budaya sangatlah penting dalam meningkatkan kunjungan wisatawan. Bagaimana dengan Jombang? (saiful)

Data Sekolah

MA Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbulloh
PP. Bahrul Ulum Tambakberas Jombang

NPSN : 20579998

Jl. K.H. Abd. Wahab Hasbulloh Gg. Pondok, Tambakberas, Tambakrejo, Jombang
KEC. Jombang
KAB. Jombang
PROV. Jawa Timur
KODE POS 61451

Statistik Website

Arsip