SEKILAS INFO
23-10-2021
  • 2 bulan yang lalu / Nama – Nama Lulusan yang Diterima Di Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta, dan Dunia Kerja Tahun 2021 : AHMAD ARYA R.(UIN Surabaya), MUH. ANGGI H. N. (UIN Sunan Kalijaga), MOCH. RHEZALDI N.Z.N. (ITAT Surabaya), MOH. FALAQ KHOMEINI (PENS Surabaya),RISWANDA SHOFANSA (POLINEMA Malang),MUH. KHOILUL ROHMAN (Politeknik Negeri Jember), Mochammad Rizky Santosa(Kepolisian RI “Bintara Polri”)
  • 2 bulan yang lalu / MOH. ARI NURHUDA A. (ITAT Surabaya), ADAWIYAH QONITA (STIKES Bahrul Ulum Jombang),AMIDDANA R.D.(Poltekkes Kemenkes Surabaya), AYUNDA DIANATUL I.(UIN Malang), DEWI INTAN A.(UNAIR Surabaya)
  • 2 bulan yang lalu / DIVA GAYATRI(Poltekkes Negeri Malang), DYAH AYU R.(UIN Walisongo Semarang), KHALIMATUS S.(IAIN Kediri), LUBABA UFA (UIN Malang), MUHAYYINATUL F.(IAIN Kediri)
  • 2 bulan yang lalu / NAJWA SYARIFAH S. (Poltekkes Negeri Surabaya), NETYA SYAFA P.B.(UNAIR Surabaya), TSABITAH NURIL A.(UINSA Surabaya), ULQY KHOIRUN N.A.(UTM Madura), YUNITA NUR(UPN Veteran Negeri Surabaya)
  • 2 bulan yang lalu / ZUHRIYAH A.H.(UINSA Surabaya), ADIKA R.(UIN Malang), AHMADIKA M.S.(UIN Yogyakarta), MOH. KHUSNUL L.A.(UIN Yogyakarta), MOH. WAFIUL A.(UNSWAGATI Cirebon)
  • 2 bulan yang lalu / MUH. ROMAHURMUZI F.(UIN SATU Tulungagung), MUH. MUWAFIQ K.(UIN SATU Tulungagung), ARGA Y.N.(UINSA Surabaya), AMALIA W.A.(UINSA Surabaya), DIAN RIFQI F.(UIN Malang)
  • 2 bulan yang lalu / DIVA A.P.(UNAIR Surabaya), NENY KHOIRUN N.(UIN Malang), NURUL RIZQI T.(Poltek Negeri Malang), SALSABIL F.H.(UM Malang), SALSABILA F.(UBHARA Surabaya)
  • 2 bulan yang lalu / SHOFI NUR A.(UIN Yogyakarta), SITI NUR R.(ISI Surakarta), WIHDATUL H.(UNESA Surabaya), HILYATUL A.M.(UIN SATU Tulungagung), ACH. AZIZY M.(UII Yogyakarta)
  • 2 bulan yang lalu / AKH. DWI RISMANTO(Al Azhar Kairo (Mesir), A. FUAD HABIB(UIN Yogyakarta), A. MUWAFIQ NADHIF(Cham International Islamic Center Timur Tengah), A. SULAIMAN(UIN Suska Riau), DIMAS RIYANTO(IAIN Kediri)
  • 2 bulan yang lalu / FATKHUR ROKHMAN(IAIN Syekh Nurjati Cirebon), M. FADILAH ASYHARI(UIN Yogyakarta), M. SYAHROFI ADLUL K.( UIN Suska Riau), MOHAMAD FAUZAN(UINSA Surabaya), MUH. IMAM AKBAR(UIN Malang)
  • 2 bulan yang lalu / MUH. VANSA DIMAS P.(UMSIDA Sidoarjo), MUH. ZAHIDIN MA’ARIF(IAIN Kediri), A. AQIL MUSADDAD(Al Azhar Kairo Mesir), A. BEGHTAS DHIYA’UL H.( Universuitas Bildad Al Syam Timur Tengah), MOCH. SYAMSUDDIN YUSUF A.(UIN SATU Tulungagung)
  • 2 bulan yang lalu / MUH. EKKY FAKHRUNNAJAH(UNWAHA Jombang), FIFI NUR A.(UTM Madura), FIRDA ZAJILAH R.(UNWAHA Jombang), ISNA NAZIDA A.(IAIN Kediri), MAULIDA EVA M.(UNWAHA Jombang)
  • 2 bulan yang lalu / NAFA CHISBIYAH(UNHASY Jombang), NAJWA KAMILAH(UIN Jakarta), SHINTA RATU PUTRI U.P.(UINSA Surabaya), SHAFA’ AFIFAH K.(UIN Bandung), AISAH CHUSNUL K.( KURSUS), AFWAJ RIZIQ(Mondok), MUH. HUSNUN NI’AM(Kerja), MUH. ALI AFLAH KHOLILURROHMAN(Kerja)
  • 2 bulan yang lalu / Madrasah Aliyah Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbulloh Bahrul Ulum Mengucapkan Selamat Tahun Baru 1443 H
27
Feb 2019
0
Menikmati Fase Hidup dengan Berburu Pengetahuan

Kiai muda ini berkata bahwa kehidupan manusia itu akan berjalan setiap tahap demi tahap, maka nikmatilah tiap tahapan hidup dengan bersyukur dan berbuat kebaikan.


         HM Wafiyul Ahdi, SH, MpdI atau yang biasa disapa Gus Wafi masih terhitung muda sebagai Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang. “Tapi jalan hidup membuat saya harus menjalaninya dengan penuh ikhlas,” kata kiai kelahiran Jombang 21 Maret 1979 ini.

Pengalaman Berburu Pengetahuan

            Usai menamatkan pendidikan formal di lingkungan Pesantren Tambakberas, ayah lima anak ini melanjutkan mondok di Pesantren Langitan, Tuban. “Tujuh tahun, waktu saya habiskan untuk mondok. Dari setahun sebelum tsanawiyah hingga aliyah,” kenang suami dari Hj Himmatul Aliyah, SFarm, Apt tersebut.

            Labuhan pengembaran pengetahuan dilanjutkan di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. “Kala itu saya masuk fakultas hukum,” ungkapnya. Hal tersebut dibuktikan dengan penampilan para mahasiswa yang kebanyakan adalah kalangan menengah ke atas, lanjutnya.

            Sebagai alumni santri Langitan, awal masuk perkuliahan dirasa demikian canggung. “Maklum, saat di pondok saya tidak terbiasa mengenakan celana dan berpakaian rapi, apalagi mengenakan sepatu,” selorohnya.

            Apalagi kala itu, dirinya tidak semata kuliah, tapi juga mondok di pesantren Al-Quran yakni Pondok Pesantren An-Nur di kawasan Ngrungkem, Bantul. Sehingga, dua kewajiban diembannya di kota Gudeg yakni kuliah dan hafalan Al-Quran.

           Usai menyandang gelar sebagai sarjana hukum. Gus Wafi melanjutkan studi pascasarjana jalur beasiswa Kementrian Agama RI jurusan Pendidikan Agama Islam dengan konsentrasi fikih di IAIN Sunan Ampel Surabaya. “Saya berbekal al-Fatihah melewati seluruh seleksi tersebut,” jelasnya. Niatnya hanya belajar serta mencari ridha Allah SWT.

         Pendidikan Gus Wafi dilanjutkan pada program doktor yang ditempuh di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. “Kali ini saya mengambil manajemen pendidikan Islam,” kilahnya.

            Dan ternyata, pencarian dan labuhan pendidikan maupun tempaan pengetahuan yang dilalui saat ini dan soal tidak liniernya jurusan yang diambil sangat bermanfaat dalam memimpin Yayasan PPBU. “Paling tidak, saya bisa mengaplikasikannya di tengah keberagaman potensi yang ada di Pesantren Tambakberas,” ungkap Wakil Katib Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama’ Jombang masa khidmat 2017 hingga 2022 ini.

Pesan terhadap Santri

Dalam pandangan Gus Wafi, Pesantren Tambakberas layak dibanggakan. Tersebarnya para alumni di sejumlah kota di tanah air bahkan mancanegara adalah sebuah bukti tingginya minat merampung studi.

            Belum lagi di internal PPBU sendiri yang ditopang dengan lembaga pendidikan formal, asrama atau ribath dengan para pengasuh dan pengurus yang memiliki potensi beragam, “Ini perlu dimaksimalkan demi kemajuan Pesantren Tambakberas,” terangnya.

            Dekan Fakultas Agama Islam Universitas KH Abdul Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang tersebut mengingatkan para santri yang tengah menimba pengalaman dan pengetahuan di pesantren. “ Tak usah banyak mempertimbangkan aturan yang ada di pesantren maupun sekolah,” tuturnya. Semua jika dilakukan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab, maka manfaatnya justru akan dapat dipetik kelak.

            Sekedar memberikan tamsil  larangan penggunaan gawai.”Jadikan sebagai spirit bahwa tugas saat ini belajar dan belajar secara serius tanpa terusik dengan smartphone,” jelasnya. Toh pada saatnya, santri akan menggunakan gawai.             Gus Wafi juga tidak lupa mengajak para santri mengaplikasikan pengetahuan yang diraih untuk bekal bermasyarakat. “Termasuk menggunakan pengetahuan dan pemahaman agama ala Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah di media sosial,” tandasnya. (Salsabilla Aurora/X MIPA 2)

Data Sekolah

MA Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbulloh
PP. Bahrul Ulum Tambakberas Jombang

NPSN : 20579998

Jl. K.H. Abd. Wahab Hasbulloh Gg. Pondok, Tambakberas, Tambakrejo, Jombang
KEC. Jombang
KAB. Jombang
PROV. Jawa Timur
KODE POS 61451

Statistik Website

Arsip