SEKILAS INFO
26-11-2021
  • 3 bulan yang lalu / Nama – Nama Lulusan yang Diterima Di Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta, dan Dunia Kerja Tahun 2021 : AHMAD ARYA R.(UIN Surabaya), MUH. ANGGI H. N. (UIN Sunan Kalijaga), MOCH. RHEZALDI N.Z.N. (ITAT Surabaya), MOH. FALAQ KHOMEINI (PENS Surabaya),RISWANDA SHOFANSA (POLINEMA Malang),MUH. KHOILUL ROHMAN (Politeknik Negeri Jember), Mochammad Rizky Santosa(Kepolisian RI “Bintara Polri”)
  • 3 bulan yang lalu / MOH. ARI NURHUDA A. (ITAT Surabaya), ADAWIYAH QONITA (STIKES Bahrul Ulum Jombang),AMIDDANA R.D.(Poltekkes Kemenkes Surabaya), AYUNDA DIANATUL I.(UIN Malang), DEWI INTAN A.(UNAIR Surabaya)
  • 3 bulan yang lalu / DIVA GAYATRI(Poltekkes Negeri Malang), DYAH AYU R.(UIN Walisongo Semarang), KHALIMATUS S.(IAIN Kediri), LUBABA UFA (UIN Malang), MUHAYYINATUL F.(IAIN Kediri)
  • 3 bulan yang lalu / NAJWA SYARIFAH S. (Poltekkes Negeri Surabaya), NETYA SYAFA P.B.(UNAIR Surabaya), TSABITAH NURIL A.(UINSA Surabaya), ULQY KHOIRUN N.A.(UTM Madura), YUNITA NUR(UPN Veteran Negeri Surabaya)
  • 3 bulan yang lalu / ZUHRIYAH A.H.(UINSA Surabaya), ADIKA R.(UIN Malang), AHMADIKA M.S.(UIN Yogyakarta), MOH. KHUSNUL L.A.(UIN Yogyakarta), MOH. WAFIUL A.(UNSWAGATI Cirebon)
  • 3 bulan yang lalu / MUH. ROMAHURMUZI F.(UIN SATU Tulungagung), MUH. MUWAFIQ K.(UIN SATU Tulungagung), ARGA Y.N.(UINSA Surabaya), AMALIA W.A.(UINSA Surabaya), DIAN RIFQI F.(UIN Malang)
  • 3 bulan yang lalu / DIVA A.P.(UNAIR Surabaya), NENY KHOIRUN N.(UIN Malang), NURUL RIZQI T.(Poltek Negeri Malang), SALSABIL F.H.(UM Malang), SALSABILA F.(UBHARA Surabaya)
  • 3 bulan yang lalu / SHOFI NUR A.(UIN Yogyakarta), SITI NUR R.(ISI Surakarta), WIHDATUL H.(UNESA Surabaya), HILYATUL A.M.(UIN SATU Tulungagung), ACH. AZIZY M.(UII Yogyakarta)
  • 3 bulan yang lalu / AKH. DWI RISMANTO(Al Azhar Kairo (Mesir), A. FUAD HABIB(UIN Yogyakarta), A. MUWAFIQ NADHIF(Cham International Islamic Center Timur Tengah), A. SULAIMAN(UIN Suska Riau), DIMAS RIYANTO(IAIN Kediri)
  • 3 bulan yang lalu / FATKHUR ROKHMAN(IAIN Syekh Nurjati Cirebon), M. FADILAH ASYHARI(UIN Yogyakarta), M. SYAHROFI ADLUL K.( UIN Suska Riau), MOHAMAD FAUZAN(UINSA Surabaya), MUH. IMAM AKBAR(UIN Malang)
  • 3 bulan yang lalu / MUH. VANSA DIMAS P.(UMSIDA Sidoarjo), MUH. ZAHIDIN MA’ARIF(IAIN Kediri), A. AQIL MUSADDAD(Al Azhar Kairo Mesir), A. BEGHTAS DHIYA’UL H.( Universuitas Bildad Al Syam Timur Tengah), MOCH. SYAMSUDDIN YUSUF A.(UIN SATU Tulungagung)
  • 3 bulan yang lalu / MUH. EKKY FAKHRUNNAJAH(UNWAHA Jombang), FIFI NUR A.(UTM Madura), FIRDA ZAJILAH R.(UNWAHA Jombang), ISNA NAZIDA A.(IAIN Kediri), MAULIDA EVA M.(UNWAHA Jombang)
  • 3 bulan yang lalu / NAFA CHISBIYAH(UNHASY Jombang), NAJWA KAMILAH(UIN Jakarta), SHINTA RATU PUTRI U.P.(UINSA Surabaya), SHAFA’ AFIFAH K.(UIN Bandung), AISAH CHUSNUL K.( KURSUS), AFWAJ RIZIQ(Mondok), MUH. HUSNUN NI’AM(Kerja), MUH. ALI AFLAH KHOLILURROHMAN(Kerja)
  • 3 bulan yang lalu / Madrasah Aliyah Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbulloh Bahrul Ulum Mengucapkan Selamat Tahun Baru 1443 H
6
Feb 2018
0
Pengalaman Ditempa Bahasa Asing di Kampung Inggris Pare

Selama dua pekan, puluhan siswa dan siswi MAUWH mengikuti duta bahasa. Kegiatan yang dilaksanakan di Pare Kediri tersebut sebagai sarana untuk membiasakan penggunaan bahasa Inggris dalam keseharian.

Tidak seluruh murid MAUWH bisa mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan ini. Ya, selama kurang lebih lima belas hari, setidaknya 21 murid terpilih berkesempatan mengikuti pendalaman bahasa Inggiris. Karena untuk bisa lolos, harus menghadapi sejumlah seleksi yang dilakukan pihak madrasah.

Usai mengikuti seleksi dan diumumkan, puluhan murid tersebut termasuk saya berangkat menuju Pare pada 15 Desember lalu. Tujuannya adalah menuju Intense English Course (IEC). Dalam waktu yang demikian lama, para peserta ditempa dengan bahasa Inggris dalam keseharian. Sehingga seluruh kegiatan dilangsungkan dengan bahasa asing tersebut.

Perasaan bangga sekaligus tertantang saya dan rombongan rasakan. Betapa tidak, Bahasa Inggris sudah menjadi makanan setiap hari. Tidak ada pilihan kecuali selalu mempraktikkan penggunaan bahasa asing tersebut, sebab bila ketahuan memakai bahasa daerah ataupun Indonesia, maka yang bersangkutan akan menerima sanksi.

Mungkin hal ini dianggap sebagai beban dan dirasa sulit. Karena untuk dapat menemukan teman bicara yang menggunakan bahasa asing, pastinya tidak mudah. Namun selama di lingkungan tersebut rasanya tidak menemukan kendala. Lantaran, bukan semata para peserta yang berkeinginan kuat untuk bercakap-cakap dengan bahasa Inggris, suasana sekitar juga demikian mendukung. Bahkan para penjual makanan di sekitar asrama juga melayani pembeli dengan memakai bahasa Inggris.

Karena itu, tidak heran kalau kemudian di kawasan ini dikenal sebagai kampung Inggris. Lantaran seluruh aktivitas dan komunikasi utama dalam keseharian adalah memakai bahasa asing tersebut. Jadi, para siswa dan siapa saja yang ingin memiliki kemampuan bahasa asing bukan hanya dalam teori, sangat layak bila memilih kawasan ini.

Meskipun terbilang warga yang berusia belia, namun kami bersama rombongan tidak merasa rikuh berada di lingkungan baru ini. Dengan cepat kami beradaptasi karena sejumlah kesamaan dengan suasana saat di pesantren dan madrasah terapa pula di sini. Tak semata berburu kemahiran berkomunikasi dengan bahasa dunia tersebut, kami juga diwajibkan untuk melaksanakan shalat jamaah, membaca al-Quran setelah ibadah lain. Ada pula kuliah tujuh menit atau kultum setelah jamaah Magrib, dan membaca surat al-Waqiah usai jamaah shalat Shubuh.

Kendati memasuki lingkungan baru, kami juga merasa nyaman dan tidak tertekan. Karena selama mengikuti kegiatan, jadwal kelas Inggris juga tidak terlalu padat. Kami bisa menikmati lingkungan sekitar, jalan-jalan menikmati suasana baru di kawasan tersebut. Bahkan pada saatnya bisa menikmati _out bond_ ke Malang.

Dan, kebersamaan di Kampung Inggris akhirnya kami sudahi pada Sabtu (30/12/17). Mungkin lantaran begitu menyatunya dengan alam dan lingkungan di sana, tidak sedikit peserta yang enggan pulang ke rumah masing-masing. Walaupun hanya selama dua pekan, pengalaman di IEC benar-benar membuat kami menemukan pengalaman yang berbeda. Berbahasa asing dalam keseharian seolah kami berada di luar negeri sehingga benar-benar harus berkomunikasi dengan bahasa Inggris. Tidak bisa membayangkan kalau susatu saat ada dari kami yang juga diberikan kesempatan untuk berada di luar negeri yang akhirnya memaksa untuk berbahasa asing dalam keseharian. Tentu, ini menjadi pengalaman yang demikian bermakna. (*Aldina Ismi Amalia Ildana Putri*/X MIPA 2)

Data Sekolah

MA Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbulloh
PP. Bahrul Ulum Tambakberas Jombang

NPSN : 20579998

Jl. K.H. Abd. Wahab Hasbulloh Gg. Pondok, Tambakberas, Tambakrejo, Jombang
KEC. Jombang
KAB. Jombang
PROV. Jawa Timur
KODE POS 61451

Statistik Website

Arsip