SEKILAS INFO
01-08-2021
  • 1 bulan yang lalu / PAT 2020-2021 SELASA 8 Juni 2021 – SABTU 19 Juni 2021
  • 4 bulan yang lalu / MAKESTA dan Pelantikan Pengurus IPNU, Selasa-Kamis 23-25 Maret 2021
  • 4 bulan yang lalu / Pelantikan Pengurus OSIS Putri, Sabtu 20 Maret 2021
8
Mar 2016
0

Beberapa waktu berselang, Madrasah Aliyah Unggulan Wahab Hasbulloh mengikuti Kompitisi Science Madrasah (KSM). Kegiatan yang diselenggarakan di kampus Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum atau Unipdu Peterongan tersebut menjadi pengalaman pertama bagi peserta dari bidang studi geografi.

“Ini pengalaman pertama kami mengikuti KSM yang selevel dengan olimpiade,” kata Wizra Raudha Fadilla kepada media ini.  Meskipun yang pertama, Dila, sapaan akrabnya bersama teman lain semangat dalam menghadapai kegiatan yang diikuti ribuan siswa dan siswi dari sejumlah Madrasah Aliyah Negeri serta swasta tersebut.

“Untuk bisa bersaing, kami mempersiapkan diri selama kurang lebih dua minggu sebelum KSM,” kata dara kelahiranPadang, Sumatera Barat ini. Sejumlah materi berupa soal dan kisi-kisi dipelajari dengan seksama di bawah bimbingan IbuVebe Dwi Sri Lestari.

geografi

Dari kiri: Dila, Sita, dan lya

Kejutan Saat KSM

Namun saat KSM diselenggarakan, sejumlah kejutan terjadi. “Dari 50 soal yang diterima saat KSM, ternyata banyak yang belum diterangkan,” keluhnya. Demikian pula bersama peserta lain harus cermat menghitung konsekwensi mengerjakan soal yang ada. “Karena kalau jawaban kita benar, maka akan mendapat nilai 4,” ungkapnya. Sedangkan bila salah, maka akan dikurangi 1, dan kalau tidak dikerjakan “hanya” mendapat angka 0.

Dila menyadari bahwa banyak soal yang dikerjakan ternyata jawabannya salah. “Waktu yang disediakan panitia sih memadai yakni 2 jam untuk 50 soal yang ada,” akunya. “Banyak yang salah dan takut sehingga sejumlah soal tidak dikerjakan,” lanjutnya.

Jawaban hampir sama disampaikan Sita Sovila. Sita, sapaan akrabnya menemukan banyak kata dan istilah baru dalam soal yang diberikan panitia. “Sehingga agak kesulitan juga dalam menangkap serta memahami soal yang ada,” katanya beralasan. Demikian pula soal yang keluar agak berbeda dari kisi-kisi yang dipelajari sebelumnya.

Peserta KSM dari bidang studi geografi lainnya, Sri Mulyasari menyadari bahwa pengalaman mengikuti kompetisi ini sangatlah bermakna. “Pada kegiatan KSM berikutnya persiapan kami akan lebih baik,” kata lya, sapaan kesehariannya.

Dara yang dibesarkan di Bojonegoro ini akan tetap menekuni mata pelajaran geografi pada oloimpiade dan KSM mendatang. “Kami bertiga sudah memantapkan diri untuk fokus di bidang studi geografi,” katanya diamini kawan yang lain.

Ketiganya tidak akan lagi berlasan bahwa materi KSM ataupun olimpiade keluar dari kisi-kisi yang digariskan. “Yang pasti, pengalaman KSM lalu memberikan kami bekal tampil lebih baik di kesempatan berikutnya untuk mengharumkan almamater yakni MAU WH,” pungkasnya.

 

Data Sekolah

MA Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbulloh
PP. Bahrul Ulum Tambakberas Jombang

NPSN : 20579998

Jl. K.H. Abd. Wahab Hasbulloh Gg. Pondok, Tambakberas, Tambakrejo, Jombang
KEC. Jombang
KAB. Jombang
PROV. Jawa Timur
KODE POS 61451

Statistik Website

Arsip