Jombang -- Madrasah Mu’allimin Mu’allimat (MMA) Tambakberas mengadakan pertukaran majalah dinding mading 3dimensi (mading 3 d) dengan Madrasah Aliyah Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbulloh (MAU WH). Kegiatan sebagai sarana mengukur kreatifitas kedua madrasah.
Pertukaran mading dilaksanakan dalam rangka menggali kreatifitas dan bakat para siswa. “Melalui program ini kita bisa mengukur kamampuan teman-teman MAUWH dan MMA seberapa tinggi keterampilan mereka,” ungkap Hifdiyatul Muthoharoh, Rabu (2/11/2016).
Pada kegiatan ini, MAUWH mengusung tema “Jombang Friendly and Religius” sedangkan MMA memilih tema “Waktu”.
Dipilihnya tema tersebut melalui berbagai pertimbangan. Salah satunya karena Jombang sebagai kota yang paling nyaman bagi santri. “Jombang punya seribu cerita tentang kita,” kata Iktafiana Malida, anggota OSIS yang terlibat dalam pembuatan mading.
Tim MAUWH memasukkan beberapa monumen Jombang dalam madingnya seperti, taman Keplaksari, Ringin Contong, museum Gus Dur serta fly over Peterongan. Mereka menilai monumen tersebut sebagai ciri khas Jombang.
Sedangkan tim dari MMA memilih beberapa monumen menara jam di beberapa negara seperti Big Ben, Makkah Royal Clock Tower dan Menara Kudus. Mereka memilih beberapa monumen tersebut karena sesuai dengan tema yang diusung.
Meskipun terkendala waktu yang sangat singkat, Mading 3 D bisa diselesaikan dengan baik. Setidaknya ada 10 siswa dan siswi terlibat aktif dalam merampungkan kreasi yang menelan biaya lumayan besar tersebut. (Imam Taufiq)