Keren, Siswa MA Unggulan Mewakili Jawa Timur Sebagai Inisiator Muda Moderasi Beragama Kemenag RI 2023
MAUWH.SCH.ID
Moderasi Beragama adalah cara pandang, sikap, dan perilaku beragama yang dianut dan dipraktikkan oleh sebagian besar penduduk negeri ini, dari dulu hingga sekarang. Pemerintah pun menjadikan moderasi beragama sebagai salah satu program nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Kali ini Maysha Safina Rahma Azzahra Agung, siswa MA Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbulloh Bahrul Tambakberas Jombang menjadi wakil Jawa Timur dalam ajang bergengsi yakni "Inisiator Muda Moderasi Beragama Kemenag RI 2023".
Kegiatan yang diadakan oleh oleh KSKK Kementerian Agama RI ini untuk mencari inisiator muda moderasi beragama di wilayah masing-masing dan bertujuan untuk menyebar luaskan nilai-nilai moderasi beragama demi terciptanya kerukunan umat di Indonesia melalui peran dan aksi generasi muda.
Perempuan pelajar asal Gresik ini harus bersaing dengan madrasah se-Indonesia. Seleksi dilakukan melalui beberapa tahap yang secara umum terbagi dalam dua tahap, tahap pertama seleksi draf rencana aksi dan tahap kedua presentasi rencana aksi.


Salah satu agenda kegiatan Duta Moderasi Beragama
Remaja yang aktif di berbagai organisasi ini termotivasi untuk bersaing dalam ajang tersebut karena sangat ingin bermanfaat untuk umat dan bangsa ini.
Remaja yang saat ini menjabat Wakil Sekretaris PK IPPNU MAUWH ini pun telah berhasil membuktikan prestasinya kepada khalayak sehingga pada tanggal 22--25 Agustus 2023 mewakili Jawa Timur berangkat ke Tangerang mengikuti Training of Trainers (TOT) Inisiator Muda Moderasi Beragama yang dilaksanakan di hotel Vega. Di sisi lain, ia juga aktif di berbagai organisasi yang menunjangnya untuk terus maju. Beberapa kegiatan tersebut di antaranya adalah OSIS, Ikatan Pelajar Putri Nahdhatul Ulama ( IPPNU), Organisasi Santri Daerah (ORDA), dan lain-lain.
Di balik padatnya aktivitas keseharian, perempuan multitalenta ini pernah menjuarai lomba di bidang Syarkhil Quran, Adu Argumen, Pidato Berbahasa Jawa, serta Olimpiade IPS terintegrasi.
Ia menceritakan perjuangannya dalam meraih posisi yang tidak mudah tersebut, mulai dari menyusun essay, rencana aksi, dan persiapan presentasi.
Berkat dukungan dan bimbingan para guru semua itu bisa terwujud dengan baik, "Alhamdulillah, berkat dukungan dan bimbingan dari para guru saya bisa melaksanakan itu semua dengan baik" jelas Maysha.
Remaja yang sekarang tinggal di Pondok Pesantren Putri Al Lathifiyyah 2 Bahrul Ulum ini mengimbau kepada para santri untuk selalu semangat belajar dan meraih prestasi serta siap mengabdi kepada masyarakat.
"Selalu semangat belajar dan raih prestasi. Teruslah mengabdi dan bermanfaat untuk masyarakat," Harapnya
Penulis : Ivani Irtivaul K.
Editor : Faizun

