Mengenal Sosok Maysha, Juara 1 The Best Student of Bahrul Ulum
MAUWH.SCH.ID - Siapa yang tidak mengenal Maysha Safina Rahma Azzahra Agung? Murid berprestasi dari MA Unggulan K.H. Abd.Wahab Hasbulloh (MAUWH) yang lagi-lagi berhasil meraih prestasi sebagai Juara 1 The Best Student of Bahrul Ulum 2024.
Maysha lolos dalam seleksi kegiatan bergengsi pemilihan The Best Student of Bahrul Ulum yang dilaksanakan sejak April lalu. Acara tersebut diadakan oleh Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (YPPBU) dalam rangka Hari Ulang Tahun Madrasah ke-109 dan Hari Lahir Pondok ke-199 tahun atau yang biasa disebut Humapon.
Siswi kelas XI IPS 2 yang juga menjadi Duta Moderasi Beragama tahun 2023 tersebut kerap sekali menyumbangkan piala ke sekolah. Tidak hanya aktif di bidang akademik, Maysha juga aktif di dalam dunia organisasi. Hal ini terlihat saat dia maju dan dilantik sebagai Ketua PK. IPPNU MAUWH pada tahun silam.
“Maysha ini luar biasa. Dia bisa membagi waktu untuk belajar dan berorganisasi. Beberapa kali acara di madrasah ini diketuai oleh Maysha dan alhamdulillah-nya acara bisa sukses.” Ujar salah satu guru di MAUWH.
Dari hasil wawancara oleh tim jurnalistik MAUWH kepada Maysha, inspirasinya untuk meraih gelar The Best Student sebenarnya adalah sebuah mimpi kecil yang dia rasa tidak mungkin bisa digapai. Namun tanpa disangka berkat dukungan dan doa dari kedua orang tua, guru-guru, serta teman-teman di sekolah Maysha berhasil lolos ke babak final hingga pada akhirnya menjadi pemenang dalam acara tersebut.
“Yang hebat itu bukan saya. Saya bisa menggapai semua ini berkat dukungan dari orang-orang yang berada di belakang saya, yang tiada henti memberi pasokan semangat saat saya butuh, mendoakan saya saat masa sulit, dan menguatkan saya jika hasil tidak sesuai harapan.” terangnya.
Maysha yang diliputi rasa syukur itu juga berkata bahwa dia turut senang saat berhasil membanggakan guru beserta sekolahnya. Karena untuk mencapai proses tersebut tidaklah mudah. Hampir satu semester gadis kelahiran Gresik itu rela meninggalkan kelas setiap hari untuk mengikuti bimbingan khusus.
Acara tersebut membuat Maysha sadar betapa banyak sekali ilmu baru yang belum dirinya ketahui. Namun demikian Maysha berniat sungguh-sungguh untuk menunjukkan bahwa madrasahnya adalah yang terbaik
“Pesan saya, jangan merasa puas dengan diri sendiri. Terus mengejar semua mimpi walaupun itu dinilai sangat mustahil. Dan jangan lupa dengan orang-orang yang sudah membantu kita untuk terus bangkit dan berlari.” pesan Maysha di akhir wawancara.
Penulis : Ivani Irtivaul

Maysha, Tes Baca Kitab Kuning
