Prof. Jakarin Srimoon Asal Thailand Jelaskan Tips Menjadi Global Student
MAUWH.SCH.id-
Madrasah Aliyah Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbulloh (MAUWH) Bahrul Ulum Tambakberas Jombang mengadakan Seminar Internasional bersama Prof. Jakarin Srimoon, Ph. D yang didatangkan langsung dari Thailand pada Selasa (10/01/2023). Kegiatan yang berpusat di Aula ini bertujuan untuk membekali para siswa dengan pengetahuan terkait kondisi global sebagai bekal di masa mendatang.
Diketahui, Prof. Jakarin Srimoon merupakan alumnus dari University of the Thai Chamber of Commerce (UTCC) Bangkok-Thailand. Selain itu, ia juga pernah menempuh pendidikan di beberapa negara lain seperti Amerika, Vietnam, Jepang, dan juga China. Dengan didampingi Miss Lana Najma Fairuza sebagai penerjemah, mengawali seminarnya ia membagikan motivasi kepada ratusan siswa yang hadir.
“Jika ingin sukses, jangan khawatir soal uang. Tetaplah berusaha, kelak keajaiban akan datang,” katanya dengan menggunakan Bahasa Inggris.
Lebih lanjut, pria kelahiran 1973 itu juga memberikan dua tips agar menjadi siswa yang berwawasan luas. Pertama, dengan belajar bahasa asing dan mempelajari budaya negara lain.
Menurutnya, mempelajari bahasa asing sangatlah penting sebagai dasar dalam berkomunikasi di negara tujuan. Sedangkan dengan belajar tentang budaya, hal ini akan menambah wawasan dan pengetahuan bagi setiap orang.
“Cara yang pertama, pelajarilah Bahasa Inggris terlebih dahulu. Bahasa inilah yang menjadikan saya bisa mengenal dunia. Pelajarilah budaya negara lain untuk menambah wawasan supaya kalau melihat segala sesuatu tidak hanya dari satu sudut pandang saja,” jelasnya dalam seminar yang juga disiarkan langsung dalam kanal YouTube MA Unggulan Wahab Hasbulloh ini.
Profesor asal Universitas Notre Dame, Indiana-Amerika Serikat tersebut mengungkapkan bahwa dengan tantangan yang lebih kompleks, untuk menjadi ‘global student’ masih tergolong lebih mudah. Hal ini dikarenakan saat ini segala sesuatu dapat dijangkau dengan internet.
“Kalau menjadi ‘global student’ harus keluar negeri, kemungkinannya sangat kecil. Tetapi, di era sekarang yang sudah banyak internet, segala sesuatu sangat mungkin untuk dicapai, manfaatkanlah itu,” lanjutnya.
Kepada para peserta, ia berpesan agar fokus terhadap tujuan dan tidak terjebak pada kegagalan yang dialami. Karena pada dasarnya, dalam setiap perjalanannya, seseorang pasti akan menemukan cobaan dari berbagai arah. Entah dari diri sendiri maupun orang sekitar.
“Kesusahan itu adalah bagian dari hidup, maka dari itu kita harus mencobanya. Jangan hiraukan orang yang ingin menjatuhkan kita. Just do it, don’t give up, and if you can’t to do it’s okay, do again,” pungkasnya.
Penulis : Voleta Sani Salsabila
Editor : Risalatul Mu’awanah