REVITALISASI PENDIDIKAN AGAMA: Workshop Guru untuk Program Unggulan Kemahiran Baca Kitab Kuning (KBKK)
MAUWH.SCH.ID -- MA Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbulloh (MAUWH) menyelenggarakan Workshop bertajuk "Revitalisasi Pendidikan Agama" yang dilaksanakan pada hari Jumat, 30 Agustus 2024, di Hotel Sentral Caffe Eatery, Jombang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para pendidik dalam memahami dan mengajarkan teks-teks klasik Islam, yang dikenal dengan sebutan kitab kuning. Program Kemahiran Baca Kitab Kuning (KBKK) ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk melestarikan dan mengembangkan warisan intelektual Islam di Indonesia. Workshop ini diikuti oleh tiga guru dari MAUWH dan dipandu oleh ustadz Muhammad Rizal Fansyah, S.HKI., yang menjadi pemateri. Workshop ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang mendalam kepada guru mengenai cara menginterpretasikan kitab kuning, termasuk teknik pengajaran yang benar serta metode pengajaran yang efektif.
Dalam materi yang disampaikan, ustadz Muhammad Rizal mengawali dengan memberikan tips terkait lomba baca kitab kuning yang mencakup tiga poin utama. Pertama terkait dengan bacaan yang sangat bergantung pada kemahiran dalam nahwu dan shorof; kedua mengenai terjemahan, dan ketiga terkait dengan adab. Rizal berbagi pengalaman pribadinya, "Mencari siswa yang memiliki kriteria tersebut sangatlah sulit. Mereka harus memiliki mental yang kuat, dasar nahwu dan shorof yang mumpuni, serta kemampuan menjelaskan yang enak didengar. Tidak semua juri menyukai jawaban yang terlalu rinci melebihi pertanyaan yang diajukan, karena hal itu bisa menjadi nilai minus dalam perlombaan."
Selain itu, ustadz Rizal juga menjelaskan beberapa teknik untuk mengatasi kesulitan peserta didik dalam memahami kitab kuning. "Teknik yang digunakan untuk membantu siswa yang kurang memahami kitab kuning adalah dengan memberikan materi secara bertahap dan diikuti dengan latihan soal," jelasnya.
Kegiatan workshop ini berlangsung dengan sangat menarik dan interaktif, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh peserta. Salah satu peserta, ustazah Iid, anggota tim KBKK, mengungkapkan, "Program ini sangat bermanfaat karena tim kami minim pengalaman dalam perlombaan. Adanya sesi berbagi ini memberikan wawasan yang signifikan untuk ke depannya."
Namun, dalam dunia pendidikan, mengajar bukan hanya tentang menyampaikan materi, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan siswa. Tantangan utama dalam program ini adalah menumbuhkan minat dan semangat siswa. "Menurut saya, jika mereka semangat sejak awal, proses selanjutnya akan lebih mudah. Namun, jika tidak ada minat sejak awal, itu akan menjadi tantangan besar," ungkap salah satu anggota tim KBKK.
Penulis : Tim Karya Tulis & Elza Alycia Saputri, XII MIPA 2