Rombongan Siswa MAUWH Siap Berangkat ke Tokyo dalam Japan Education and Culture Trip
MAUWH.SCH.ID -- Rombongan siswa Madrasah Aliyah Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbullah (MAUWH) Bahrul Ulum Tambakberas Jombang akan segera berangkat menuju Tokyo, Jepang, untuk mengikuti kegiatan Japan Education and Culture Trip yang berlangsung pada 4 hingga 12 Oktober 2024. Rombongan terdiri dari 9 orang siswa dan 2 orang guru pembimbing yang akan mengeksplorasi berbagai aspek pendidikan dan Kebudayaan Jepang selama 10 hari. Mereka akan mengunjungi berbagai tempat penting di Tokyo, termasuk Sekolah Republik Indonesia Tokyo, Masjid Indonesia Tokyo, Harajuku-Meiji Jingū, serta Genki Japanese and Culture School Tokyo.
Selain itu, mereka juga dijadwalkan untuk mengunjungi PCINU Tokyo, Museum Universitas Tokyo, dan beberapa tempat lain yang memiliki nilai sejarah dan pendidikan yang tinggi. Kunjungan ini diharapkan dapat membuka wawasan para siswa tentang pendidikan di luar negeri serta memperkaya pengetahuan mereka tentang budaya dan kehidupan masyarakat Jepang.
Acara pelepasan peserta dilaksanakan di halaman Gedung A MAUWH yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas Jombang, Dr. KH Wafiyul Ahdi, SH, M.Pd. Dalam perayaannya, Gus Wafi menyampaikan penghargaan besar kepada para siswa dan guru yang terlibat dalam kegiatan ini. Ia berharap agar para peserta dapat memperluas wawasan mereka melalui kunjungan ini dan menginspirasi siswa lain untuk mengikuti jejak mereka ke negara-negara berbeda di masa mendatang.
“Santri harus mendunia. Belajarlah terus ke mancanegara dan jangan pernah berhenti untuk menggali ilmu,” tegas Gus Wafi. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini merupakan langkah nyata untuk membentuk santri yang berwawasan luas dan berdaya saing global.
Pembina MAUWH, Ibu Nyai Hj. Mundjidah Wahab, dalam sambutannya juga menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari pengamalan hadis 'Tuntutlah ilmu hingga ke negeri Cina'. “Kali ini, kita ke Jepang, mungkin selanjutnya bisa ke negara-negara maju lainnya. Ini adalah bagian dari ikhtiar untuk meningkatkan kualitas pendidikan santri,” ujar Nyai Mundjidah.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat memperoleh pengalaman berharga yang tidak hanya memperdalam pengetahuan akademis mereka, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebudayaan dan karakter yang mereka miliki.