Santri Putri MA Unggulan Dibekali Latihan Kepemimpinan
MAUWH SCH.ID - Pada dasarnya manusia diutus Sang Pencipta menjadi khalifah di bumi. Sebagai seorang pemimpin, sudah selayaknya belajar mengelola apa yang sudah diamanahkan. Bukan hanya bakat, jiwa-jiwa pemimpin juga merupakan skill yang harus dilatih.
Kalimat tersebut disampaikan Ustadz Faizun selaku Kepala Madrasah Aliyah Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbulloh (MAUWH) Bahrul Ulum Tambakberas Kabupaten Jombang dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di Bumi Perkemahan Satuan Radar (Satrad) 222 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU) kota setempat.
"Pemimpin dan kepemimpinan itu tidak terlepas dari sebuah seni untuk mempengaruhi orang lain agar mengikuti apa yang kita inginkan tanpa merasa dipaksa. Dalam kegiatan ini lebih ditekankan pada sikap disiplin dan cara membangun kerjasama," katanya, Kamis (15/09/7022).
Dia menjelaskan bahwa pemimpin saat ini tidak membedakan gender. Sudah banyak pemimpin perempuan yang sukses dalam menjalankan amanah. Bahkan, seorang yang mulanya kurang berbakat dalam kepemimpinan, jika senantiasa belajar dan ada kemauan untuk berlatih, tidak menutup kemungkinan akan berhasil menjadi pemimpin yang ideal.
"Itu Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nyai Mundjidah Wahab sekarang jadi Bupati Jombang. Bu Khofifah juga bisa menjadi Gubernur Jawa Timur. Jadi, seorang santri dan 'perempuan' itu bukanlah penghambat untuk menjadi pemimpin," terangnya.
Sementara itu, Pelatih dan Tim Satrad 222 TNI-AU Mahfudz menerangkan bahwa sejatinya pemimpin bukanlah penguasa, melainkan pelayan bagi anggotanya. Salah satu ciri keberhasilan seorang pemimpin dapat diukur ketika mereka berhasil menjalankan visi misi dan mampu menyiapkan regenerasi untuk melanjutkan estafet kepemimpinannya.
"Perlu kalian ketahui bahwa jika kalian ingin berhasil memimpin orang lain, kalian harus bisa memimpin diri sendiri terlebih dahulu," tegasnya di depan ratusan santriwati unggulan tersebut.
Menurut pantauan dari tim jurnalistik, meskipun hampir setengah hari berjemur di bawah teriknya matahari, para peserta mengikuti kegiatan dengan lancar dan penuh hikmat. (RM)
Editor : Binti Musikah, S.PdI.
Publisher : Syafiatun Madaniyah