Belum Mampu Tunaikan Haji, Berikut Ini Amalan Di Bulan Dzulhijjah
MAUWH.SCH.ID-
Sobat pintar, sesuai keputusan sidang isbat Kementerian Agama (Kemenag) pekan ini merupakan awal dari Bulan Dzulhijjah 1444 Hijriah. Berkunjung ke tanah suci adalah suatu hal yang paling didambakan oleh umat muslim. Tidak mengherankan karena Allah swt sudah menjanjikan pahala yang berlipat kepada orang yang beribadah di tanah haram tersebut.
Namun tidak perlu khawatir, di Bulan Dzulhijjah ini banyak ibadah lain yang bisa dilakukan meskipun tidak di Kota Makkah ataupun Madinah. Ikuti terus penjelasan mimin berikut ini.
- Puasa sunnah
Pada bulan ini umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak puasa. Mengingat Dzulhijjah merupakan salah satu bulan haram dengan segudang keistimewaan. Hal tersebut merujuk pada Kitab Sunan an-Nasa’i Juz 4 halaman 220 berikut ini:
عَنْ حَفْصَةَ، قَالَتْ: أَرْبَعٌ لَمْ يَكُنْ يَدَعُهُنَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: صِيَامَ عَاشُورَاءَ، وَالْعَشْرَ، وَثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ، وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْغَدَاةِ
Artinya: Dari Hafshah Ra, ia berkata “Terdapat empat perkara yang tidak pernah ditinggalkan oleh Nabi Saw yakni, puasa ‘Assyura, puasa sepuluh hari di bulan Dzulhijjah, puasa ayyamul bidh dan dua rakaat sebelum subuh. (HR. an-Nasa’i)
Namun perlu diingat bahwa, di bulan ini terdapat juga hari dilarang untuk berpuasa yaitu, tanggal 10, 11, 12, 13 Dzulhijjah dan bagi orang yang masih memiliki hutang puasa, sebaiknya diniatkan untuk menqadha terlebih dahulu.
- Berqurban
Ibadah yang khas dilaksanakan di bulan Dzulhijjah selain ibadah haji adalah mengeluarkan qurban. Ibadah qurban kambing untuk satu orang dan sapi untuk tujuh orang yang semata-mata sebagai bentuk ketakwaan, rasa cinta dan sarana mendekatkan diri kepada kepada Allah SWT. Ibadah qurban disembelih pada hari raya idhul adha dan hari tasyrik, sebagiman firman Allah berikut ini:
ﵟفَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنۡحَرۡ ٢ﵞ
Artinya: Maka laksanakanlah shalat dan berqurbanlah. (QS. al-Kautsar: 2)
- Memperbanyak dzikir
Sobat pintar, dzikir adalah ibadah yang paling mudah dilakukan karena tidak perlu mengeluarkan tenaga maupun biaya. Dengan begitu, bagi seorang muslim yang belum dimampukan beribadah ke Baitullah, memperbanyak tahmid, tasbih, tahlil dan takbir bisa menjadi alternatif ibadah yang sangat baik. Seperti yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas berikut ini:
عَنِ ابْنِ عُمَرَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: مَا مِنْ أَيَّامٍ أَعْظَمُ عِنْدَ اللهِ وَلَا أَحَبُّ إِلَيْهِ مِنَ الْعَمَلِ فِيهِنَّ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ الْعَشْرِ، فَأَكْثِرُوا فِيهِنَّ مِنَ التَّحْمِيدِ، وَالتَّكْبِيرِ، وَالتَّهْلِيلِ
Artinya: Dari Ibnu Umat dari Nabi saw bersabda “Tidak ada hari yang lebih agung dan lebih dicintai oleh Allah swt amalannya dari sepuluh hari di awal bulan Dzulhijjah. Maka perbanyaklah membaca tahmid, takbil dan tahlil di hari itu. (HR. Baihaqi).
Sobat pintar, sekarang sudah tahu kan, ibadah yang bisa dilakukan di bulan Dzulhijjah. Semoga dimudahkan untuk melaksanaknnya.
Penulis : Risalatul Mu’awanah