Bulan Sya'ban, Apa Yang Bisa Kita Lakukan?
MAUWH.SCH.ID-
Datangnya Bulan Sya’ban menjadikan umat Islam bersukacita. Pasalnya, di bulan ini biasanya dijadikan ajang 'pemanasan' dalam mempersiapkan diri menyambut datangnya Ramadhan.
Namun demikian, tidak sedikit pula yang masih terlena dan menyia-nyiakan waktu dalam menggapai kemuliaan yang ada di Bulan Ruwah ini.
Terkait hal ini, Nabi Muhammad Saw mengajak kepada umat Islam agar bisa memanfaatkan waktu sebaik-baiknya.
Hal itu tertera dalam hadits yang diriwayatkan oleh an Nasa'i dan al Baihaqi dengan makna “Jagalah lima perkara sebelum (datang) lima perkara (lainnya). Mudamu sebelum masa tuamu, sehatmu sebelum sakitmu, kayamu sebelum miskinmu, waktu luangmu sebelum sibukmu dan hidupmu sebelum matimu.”
Seperti bulan-bulan mulia yang lain, Sya’ban juga mempunyai beberapa amalan untuk dilakukan, diantaranya sebagai berikut:
1. Membaca Shalawat
Salah satu peristiwa penting yang ada di Bulan Sya’ban adalah turunnya ayat yang berisi tentang anjuran bershalawat kepada Nabi Muhammad saw.
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawat kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya." QS. Al-Ahzab: Ayat 56
2. Membaca Al-Qur’an dan Memperbanyak Dzikir
Sebelum memasuki Bulan Ramadhan, umat Islam seyogyanya melakukan pemanasan dengan membiasakan diri beribadah kepada Allah dan selalu mengingat Allah dimanapun dan kapanpun.
3. Puasa
Dinukil dari Riwayat Ali bin Abi Thalib, Nabila Muhammad saw bersabda: "Apabila tiba malam Nisfu Syaban maka shalatlah pada malam harinya dan berpuasalah pada siang harinya, karena rahmat Allah SWT akan turun ke langit dunia pada saat tersebut sejak terbenam matahari dan Allah SWT berfirman, 'Adakah orang yang meminta ampun, maka akan Aku ampuni, adakah yang meminta rezeki, maka akan kuberikan rezeki untuknya, adakah orang yang terkena musibah maka akan Aku lindungi, adakah sedemikian, hingga terbit fajar." terjemahan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ibn Majah.
4. Shalat Tahajud
Umat Islam dianjurkan untuk menghidupkan malam dengan senantiasa beribadah kepada Allah SWT seperti melakukan qiyamul lail dan merutinkan shalat tahajud.
5. Memperbanyak Doa
Sebagaimana menyambut malam Nisfu Sya’ban dengan qiyamul lail, memperbanyak doa merupakan hal yang penting untuk memohon kepada Sang pemilik alam semesta agar diberikan ketetapan iman hati serta panjangnya umur yang manfaat lagi barokah.
Sekian, semoga kita dapat mengamalkannya. Wallahu'alam bishawwab.
Penulis : Ivani Irtivaul Khusna.
Editor : Risalatul Mu'awanah