Ketua LP Ma'arif PWNU Jawa Timur Buka Pelatihan Digital Branding Madrasah di MAUWH Jombang
MAUWH.SCH.ID – Ketua LP Ma'arif PWNU Jawa Timur, Dr. H. Noor Shodiq Askandar, SE, MM, membuka secara resmi pelatihan digital branding madrasah yang digelar di Madrasah Aliyah Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbullah (MAUWH) Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, pada 17-18 November 2024. Pelatihan ini merupakan hasil kerja sama antara LP Ma'arif PWNU Jawa Timur dengan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan para pengelola madrasah dalam memanfaatkan platform digital untuk memperkenalkan dan memperkuat branding lembaga pendidikan Ma'arif NU.
Dalam sambutannya, Dr. H. Noor Shodiq Askandar mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat relevan dilaksanakan di MAUWH Bahrul Ulum, Jombang. Pasalnya, MAUWH Bahrul Ulum merupakan salah satu lembaga pendidikan yang dirintis oleh K.H. Abdul Wahab Hasbullah, seorang tokoh NU yang dikenal luas karena kecerdasannya dan visi besarnya dalam memperjuangkan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Pelatihan ini akan memberikan manfaat besar, tidak hanya untuk meningkatkan citra madrasah, tetapi juga untuk memperkenalkan lembaga-lembaga Ma'arif di tingkat internasional" kata Dr. Noor Shodiq.
Pelatihan ini juga diharapkan dapat memperkenalkan strategi dan metode branding yang efektif dalam dunia digital. Dr. Noor Shodiq menjelaskan, di era globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang pesat, penting bagi lembaga pendidikan untuk mampu memanfaatkan digital branding guna meningkatkan daya saing dan memperluas jaringan. "Madrasah dengan branding yang kuat tidak hanya akan dikenal di tingkat nasional, tetapi juga dapat bersaing di tingkat internasional" ujarnya. Pelatihan ini mengajak peserta untuk belajar bagaimana membangun dan memperkuat identitas lembaga melalui media digital, termasuk situs web, media sosial, dan platform lainnya.
Salah satu poin penting yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah pentingnya identitas lembaga pendidikan Ma'arif NU yang lebih dari sekadar menghasilkan generasi yang pintar secara akademis. "Madrasah Ma'arif harus mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga benar, memiliki karakter dan integritas yang tinggi. Sebagai lembaga pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai NU, Ma'arif harus menjadi pilihan utama dalam mencetak generasi yang pintar dan benar. Pelatihan ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang bagaimana identitas tersebut bisa lebih mudah dikenal masyarakat luas melalui teknik digital branding yang efektif".
Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai narasumber yang ahli di bidang teknologi digital dan branding, yang memberikan materi terkait pengelolaan media sosial, pembuatan konten kreatif, serta teknik pemasaran digital yang dapat diterapkan oleh pengelola madrasah. Peserta pelatihan terdiri dari 9 madrasah unggul binaan LP Ma'arif NU Jawa Timur, MA Maarif Pacitan, MAUWH Tambakberas Jombang, Maarif Sukomoro Magetan, MINU Bebekan Sepanjang Sidoarjo, SDI Nuril Islma Pacitan, SDI Ma'arif Magetan, MI Bahrul Ulum Sekapuk Gresik, MINU Darus Sa'adah Panceng Gresik, MINU Waru 1 Sidoarjo.
Pelatihan digital branding ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi pengelola madrasah, tetapi juga dapat mendorong lembaga pendidikan Ma'arif NU untuk lebih maju dan berkembang di tengah persaingan global. Dengan mengedepankan kualitas pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai keislaman yang moderat dan berwawasan global, lembaga pendidikan Ma'arif NU dapat menjadi pilihan utama bagi masyarakat Indonesia . "Kami berharap, melalui pelatihan ini, madrasah-madrasah di bawah naungan Ma'arif NU dapat lebih dikenal luas, lebih memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan" tutup Dr. H. Noor Shodiq Askandar.