MAUWH Gelar Penutupan Mahasiswa AMSP UNHASY: Penuh Apresiasi, Haru, dan Pesan Inspiratif
MAUWH.SCH.ID — Suasana hangat memenuhi Aula Gedung A MA Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbulloh (MAUWH) saat madrasah menggelar Penutupan Mahasiswa Asistensi Mengajar di Satuan Pendidikan (AMSP) dari Universitas Hasyim Asy’ari (UNHASY). Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya masa praktik mengajar para mahasiswa yang telah berproses dan berkontribusi di lingkungan MAUWH.
Acara ini dihadiri oleh mahasiswa praktikan AMSP, jajaran pimpinan madrasah, Dosen Pendamping Lapangan (DPL), serta guru pamong yang selama ini mendampingi para mahasiswa dalam kegiatan asistensi mengajar.
Acara dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ananda Inamuniam (Kelas XII Agama 1). Suasana hening dan penuh kekhusyukan mengiringi lantunan ayat-ayat Ilahi, menjadi pertanda dimulainya momen penting ini.
Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua AMSP, Abdurahman. Dalam penyampaiannya, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran MAUWH.
Ia menuturkan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada kepala madrasah, guru pamong, dan seluruh dewan guru yang telah membimbing kami dengan penuh kesabaran. Pengalaman yang kami peroleh di MAUWH bukan hanya tentang mengajar, tetapi juga tentang kedisiplinan, keteladanan, dan cara mendidik dengan hati. Ini menjadi bekal berharga bagi kami sebagai calon pendidik.”
Ia juga menambahkan bahwa suasana MAUWH yang religius, disiplin, dan bersahabat membuat proses asistensi menjadi lebih bermakna dan menyenangkan.
Sambutan kedua disampaikan oleh Dr. Lailatul Qomariyah, M.Pd.I., selaku Dosen Pendamping Lapangan. Beliau menyampaikan penghargaan kepada MAUWH atas penyambutan yang hangat dan bimbingan yang maksimal selama program berlangsung.
Dalam sambutannya beliau menyampaikan, “Terimakasih kepada MAUWH yang telah memberi ruang belajar bagi mahasiswa kami. Sinergi antara kampus dan madrasah seperti ini harus terus kita jaga demi melahirkan guru-guru profesional yang siap mengabdi. Kami juga memohon maaf apabila ada kekurangan selama mahasiswa menjalani praktik di sini.”
Beliau juga menekankan pentingnya pembiasaan nilai-nilai pedagogik, etika profesi, dan integritas yang telah mahasiswa rasakan selama di MAUWH.
Acara dilanjutkan dengan pengarahan sekaligus sambutan oleh Kepala MAUWH, Bapak Faizun, S.Pd., M.Pd. Dalam kesempatan tersebut beliau menyampaikan pesan mendalam terkait peran guru di era modern.
Beliau menegaskan, “Guru itu pejuang. Tugas kita bukan hanya mengajar, tetapi membentuk karakter generasi. Jadikan nilai ‘Khairunnas anfa'uhum linnas’ sebagai ruh dalam pengabdian. Semoga pengalaman di MAUWH menjadi pondasi kuat bagi Anda semua untuk menjadi pendidik yang bermanfaat bagi masyarakat.”
Acara Penutupan ini menjadi momentum penuh rasa syukur atas proses pembelajaran, pendampingan, dan pengabdian yang telah berjalan selama masa AMSP. MAUWH berharap seluruh mahasiswa dapat melanjutkan perjuangan di dunia pendidikan dengan semangat, integritas, dan ketulusan.
Dengan doa terbaik, madrasah melepas mahasiswa AMSP UNHASY untuk menapaki perjalanan baru mereka sebagai calon pendidik masa depan.