MAUWH Gelar Pertemuan Wali Murid, Sosialisasikan Program Madrasah Tahun Ajaran 2026/2027 dan Arah Pengembangan Madrasah
MAUWH.SCH.ID_Jombang, 5 Juni 2026. MA Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbullah Bahrul Ulum Tambakberas Jombang (MAUWH) menyelenggarakan Pertemuan Wali Murid Tahun Ajaran 2026/2027 di Rooftop Gedung B MAUWH. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara madrasah, pesantren, dan keluarga dalam mendukung keberhasilan pendidikan murid. Acara dihadiri oleh jajaran pimpinan madrasah, dewan guru, serta wali murid MAUWH.
Acara diawali dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Drs. H. Abdul Haris, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Ya Lal Wathon. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari penasihat dan pembina madrasah sebelum memasuki agenda utama berupa sosialisasi program dan arah pengembangan madrasah.
Dalam sambutannya, Penasihat MAUWH, K.H. Ach. Salahuddin As'ari, S.IP., menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh wali murid yang telah memberikan kepercayaan kepada MAUWH sebagai tempat pendidikan putra-putrinya.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada MAUWH. Pendidikan yang berhasil memerlukan kerja sama yang baik antara keluarga, madrasah, dan pesantren. Karena itu, ukhuwah dan komunikasi yang baik harus terus dijaga demi keberhasilan pendidikan anak-anak kita," tutur beliau.
Beliau juga menegaskan bahwa semangat ukhuwah merupakan nilai yang tidak dapat dipisahkan dari tradisi pendidikan Nahdlatul Ulama. Ukhuwah tidak hanya bermakna menjaga hubungan baik antarindividu, tetapi juga membangun kebersamaan dalam mewujudkan tujuan pendidikan.
"Nilai-nilai ukhuwah yang diajarkan Nahdlatul Ulama harus menjadi landasan dalam kehidupan bermadrasah. Dengan menjaga persaudaraan, saling menghormati, dan saling mendukung, insyaallah pendidikan putra-putri kita akan berjalan lebih baik dan membawa keberkahan," tutur beliau.
Beliau berharap sinergi antara wali murid, madrasah, dan pesantren dapat terus terjalin erat sebagai wujud semangat kebersamaan dalam mendidik generasi penerus yang berilmu, berakhlak, dan siap melanjutkan perjuangan para ulama.
Sementara itu, Pembina MAUWH, Nyai Hj. Munjidah Wahab, mengajak para wali murid untuk memahami sejarah dan perjuangan yang melatarbelakangi berdirinya MAUWH. Beliau menjelaskan perjalanan madrasah yang berakar dari Madrasah Aliyah Keagamaan (MAK) hingga berkembang menjadi MA Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbullah seperti saat ini.
"Putra-putri yang belajar di MAUWH tidak hanya dipersiapkan menjadi generasi yang cerdas dan berprestasi, tetapi juga menjadi kader-kader penerus perjuangan Mbah Wahab Chasbullah yang siap mengabdi kepada agama, bangsa, dan masyarakat," tutur beliau.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penayangan video testimoni wali murid, sambutan Kepala Kantor Kementerian Agama, testimoni Prof. Jakarin dari Thailand, serta laporan kinerja madrasah sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat.
Pada sesi Sosialisasi Program Madrasah Tahun Ajaran 2026/2027, Kepala MAUWH, Faizun, S.Pd., M.Pd., memaparkan berbagai program unggulan yang akan dijalankan selama satu tahun pelajaran ke depan. Program tersebut meliputi penguatan akademik, pembinaan karakter dan kepesantrenan, pengembangan prestasi, program kebahasaan, literasi dan riset, serta pendampingan studi lanjut dan karier.
Beliau menegaskan bahwa keberhasilan program-program tersebut memerlukan dukungan penuh dari wali murid sebagai mitra strategis madrasah.
"Kami berharap seluruh wali murid dapat membersamai putra-putrinya selama menempuh pendidikan di MAUWH. Kolaborasi antara keluarga, madrasah, dan pesantren menjadi kunci dalam membentuk murid yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan," tutur beliau.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Madrasah juga mengingatkan pentingnya penguatan karakter dan literasi digital di tengah derasnya arus informasi dan media sosial yang saat ini banyak memengaruhi kehidupan generasi muda, termasuk berbagai informasi yang menyasar lembaga pendidikan pesantren dan Nahdlatul Ulama.
"Madrasah, pesantren, dan keluarga harus berjalan bersama dalam mendampingi murid. Dengan penguatan karakter, literasi digital, dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, kita berharap murid mampu menyaring informasi dengan bijak serta tetap bangga menjadi bagian dari pesantren dan madrasah," jelas beliau.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog yang berlangsung interaktif. wali murid diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, dan harapan terkait pelaksanaan program pendidikan di MAUWH.
Melalui pertemuan ini, MAUWH menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi yang kuat bersama wali murid dalam mewujudkan pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berdampak. Sejalan dengan semangat "Madrasah Berbasis Kinerja Berdampak", MAUWH terus berupaya mencetak generasi yang berprestasi, berakhlakul karimah, serta siap menjadi penerus perjuangan para ulama dan penggerak peradaban di masa depan.