Momentum Nuzulul Qur’an, MAUWH Tebar Berkah Ramadan lewat Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama
MAUWH.sch.id_Jombang, 8 Maret 2026. Dalam rangka memperingati momentum Nuzulul Qur’an di bulan suci Ramadan, MA Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbullah Bahrul Ulum Tambakberas Jombang (MAUWH) menggelar kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama masyarakat sekitar madrasah. Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan dan kekhidmatan tersebut dihadiri oleh dewan guru, tenaga kependidikan, serta warga di lingkungan sekitar madrasah.
Acara diawali membaca surat Alfatihah dan dilanjutkan dengan pembacaan tahlil oleh Drs. H. Abd. Haris, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, sebagai bentuk doa dan refleksi spiritual atas peristiwa turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia.
Kepala MAUWH, Faizun, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar madrasah dalam menanamkan nilai kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar.
“Momentum Nuzulul Qur’an mengajarkan kita untuk tidak hanya memahami Al-Qur’an secara tekstual, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai sosialnya, seperti berbagi dan peduli kepada sesama. Melalui santunan dan buka puasa bersama ini, kami berharap kebersamaan antara madrasah dan masyarakat semakin kuat,” tutur beliau.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan perkembangan madrasah, salah satunya rencana pembangunan Sport Center MAUWH sebagai fasilitas penunjang pengembangan bakat dan potensi siswa di bidang olahraga.
“MAUWH terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, termasuk pembangunan Sport Center. Fasilitas ini diharapkan menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi olahraga sekaligus menyeimbangkan prestasi akademik dengan kesehatan jasmani,” tambahnya.
Sementara itu, Gus Aidil Musthofa, S.E., M.E. dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan kekeluargaan dalam lingkungan pendidikan.
“Madrasah yang kuat tidak hanya dibangun oleh fasilitas yang baik, tetapi juga oleh semangat kebersamaan. Sinergi antara guru, siswa, pengelola madrasah, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun pendidikan yang berkualitas,” ungkap beliau.
Beliau juga mengapresiasi kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama yang dinilai mampu menumbuhkan nilai empati sekaligus mempererat hubungan sosial di lingkungan madrasah.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim, doa bersama, serta buka puasa bersama yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Agenda rutin Ramadan ini tidak hanya menjadi sarana berbagi, tetapi juga mempererat silaturahmi antara keluarga besar MAUWH dan masyarakat sekitar.
Penulis: Aura Rizkyta Maulidya Kirana, Kelas XI IPS 2
Editor: Sariyanti, S.Pd.


