Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, MAUWH Perkuat Kecintaan kepada Rasul dan Semangat Menuntut Ilmu
MAUWH.SCH.ID – Madrasah Aliyah Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbullah (MAUWH) Bahrul Ulum Tambakberas Jombang menyelenggarakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Rooftop Lantai 4 Gedung B, Kamis (17/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh keluarga besar MAUWH dan berlangsung dalam suasana khidmat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an (qiraah). Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Diba’ yang diiringi penampilan grup Al-Banjari El Hijaz. Lantunan sholawat dan pembacaan Maulid Diba’ semakin menambah suasana religius dalam peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Kepala MAUWH, Faizun, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta meneladani akhlak dan perjuangan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, beliau mengajak seluruh keluarga besar MAUWH untuk terus meningkatkan semangat dalam menuntut ilmu. Kecintaan terhadap ilmu perlu berjalan seiring dengan pembentukan akhlak, sehingga ilmu yang diperoleh tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memberikan manfaat serta tercermin dalam sikap dan perilaku murid.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Arif Abd. Jalil. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh peserta untuk senantiasa menumbuhkan dan memelihara kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Salah satu bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW dapat diwujudkan dengan senantiasa menghadiri dan mengikuti majelis ilmu.
Menurutnya, majelis ilmu merupakan salah satu sarana untuk memperluas pengetahuan, memperbaiki diri, serta memahami ajaran Rasulullah SAW. Kecintaan terhadap ilmu diharapkan tidak hanya meningkatkan wawasan seseorang, tetapi juga mendorong terbentuknya akhlak dan perilaku yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.
Arif Abd. Jalil juga mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki kekurangan dan tidak luput dari kesalahan. Baik guru maupun murid memiliki ruang untuk terus belajar dan melakukan perbaikan. Oleh karena itu, setiap individu perlu senantiasa melakukan introspeksi, menyadari kekurangan, serta berupaya memperbaiki diri secara berkelanjutan.
Selain melalui majelis ilmu, kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW juga dapat diwujudkan dengan memperbanyak sholawat. Pembacaan sholawat menjadi salah satu bentuk penghormatan dan ungkapan kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW, sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Suasana kegiatan semakin khidmat ketika seluruh peserta mengikuti pembacaan sholawat Nabi secara bersama-sama. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar untuk memohon keberkahan, kemudahan, dan kemajuan bagi seluruh keluarga besar MAUWH.
Doa bersama juga ditujukan bagi kelancaran berbagai program pengembangan madrasah, termasuk rencana pembangunan Gedung B4, Sport Center sebagai sarana pengembangan bakat dan prestasi murid di bidang olahraga, serta Training Center yang diharapkan dapat menunjang pengembangan keterampilan dan potensi nonakademik murid.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, keluarga besar MAUWH diharapkan semakin meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, memperkuat semangat menuntut ilmu, serta menjadikan keteladanan beliau sebagai pedoman dalam membangun akhlak dan karakter. Dengan semangat tersebut, berbagai ikhtiar pengembangan madrasah diharapkan senantiasa memperoleh kemudahan, keberkahan, dan rida Allah SWT.