Selamat Naswa, Lancar Tasmi’ Lima Juz Sekali Duduk
MAUWH.SCH.ID-
Ahsana Mashwa, merupakan siswa Madrasah Aliyah Unggulan K.H. Abd. Wahab Abdulloh (MAUWH) Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Ia merupakan siswa kelas XI MIPA-2 yang telah menyelesaikan Tasmi’ lima juz sekali duduk pada Selasa (22/10/2022) yang dipusatkan di Halaman madrasah setempat.
Sebelumnya, remaja yang biasa dipanggil Naswa ini telah menghabiskan pendidikan dasar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nidhomut Tholibin dan dilanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) Terpadu Nurul Fattah. Sembari menempuh Pendidikan di MA Unggulan, ia belajar mandiri dan jauh dari pantauan kedua orang tua, karena tinggal disalah satu pesantren yang berada di sekitar sekolahnya.
“Kalau waktu SLTA ini, tinggalnya di Pesantren Al Lathifiyyah 2 Bahrul Ulum,” katanya.
Remaja kelahiran Mei 2006 tersebut mengaku bahwa ia bercita-cita sebagai Translator. Segala kemungkinan bisa terjadi. Dengan motto hidup ‘Be brave, because I trust to my self that I can do it’ yang dimiliki, diharapkan impiannya pun mampu terwujud.
Siswa asal Kabupaten Lamongan Jawa Timur tersebut selain lihai dalam bidang tahfidz ia juga tercatat sebagai siswa yang berprestasi. Diketahui, Naswa pernah menjadi juara pertama dalam lomba Pidato tingkat kabupaten dan juara pertama Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Karesidenan Bojonegoro.
“Pengalaman organisasi, Alhamdulillah pernah mendapat amanah menjadi Wakil Ketua OSIS waktu di SMP dulu,” ungkapnya.
Tentunya, aktivitas di pondok dan sekolah yang dijalani cukup padat. Namun, Naswa pandai dalam mengatur waktu, sehingga tujuan pembelajaran yang ada dapat tercapai secara maksimal. Untuk menjaga dan menambah hafalan, ia menuturkan bahwa keistiqomahan dan target pribadi sangat diperlukan dalam belajar sangat dibutuhkan.
“Tips dari saya, satu hari minimal harus menambah hafalan satu halaman, sedangkan murojaah dilakukan sebelum subuh, setelah isya’ dan ketika waktu luang. Selain itu, hafalan yang telah kita miliki harus terus di murojaah atau diulang-ulang,” terangnya.
Penulis: Risalatul Mu’awanah