Tanamkan Kesadaran Berlalu Lintas, MAUWH Gelar Edukasi dan Sosialisasi Santri Taat Berkendara Bersama Polres Jombang dan Jasa Raharja
MAUWH.SCH.ID – Keselamatan di jalan raya bukan sekadar persoalan mematuhi rambu lalu lintas, melainkan bentuk tanggung jawab dalam menjaga kehidupan. Menyadari pentingnya hal tersebut, MA Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbulloh (MAUWH) Tambakberas Jombang menggelar kegiatan Edukasi dan Sosialisasi Santri Taat Berkendara pada Rabu, 4 November 2026, bertempat di Aula Gedung A MAUWH.
Kegiatan ini diikuti oleh 160 murid MAUWH dengan menghadirkan narasumber dari Polres Jombang, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Jombang, serta Jasa Raharja. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya madrasah dalam menumbuhkan kesadaran dan kedisiplinan santri dalam berlalu lintas, sekaligus membangun budaya berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab.
Dalam sambutannya, Kepala MAUWH, Bapak Faizun, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan edukasi dan sosialisasi ini sangat tepat diberikan kepada para murid. Menurutnya, seluruh murid MAUWH merupakan santri sehingga edukasi tentang ketaatan berkendara menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.
"Semua yang ada di sini adalah santri. Oleh karena itu, sangat tepat jika kita mendapatkan edukasi dan sosialisasi tentang taat berkendara. Meskipun kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan madrasah, santri MAUWH berasal dari berbagai daerah. Artinya, kesadaran berlalu lintas ini harus dimiliki oleh semua santri, di mana pun mereka berada," ungkapnya.

Sementara itu, sambutan dari Kepala Jasa Raharja Jawa Timur, Bapak Dwi Sasono, menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Ia menyampaikan bahwa Jasa Raharja ditunjuk untuk berperan aktif dalam menekan frekuensi kecelakaan melalui kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder).
Selain menjalankan tanggung jawab dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan yang turut berkontribusi dalam membangun keberlanjutan bagi masyarakat.
Dalam pesannya kepada para murid, ia mengingatkan bahwa generasi muda merupakan calon pemimpin masa depan yang harus memiliki kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Menurutnya, masih banyak aspek penting terkait keselamatan berkendara yang belum disadari oleh masyarakat, khususnya generasi muda.
Ia juga menyampaikan bahwa angka kecelakaan lalu lintas setiap tahunnya menunjukkan peningkatan lebih dari 25 persen. Bahkan, berdasarkan evaluasi di wilayah Jawa Timur, rata-rata terdapat 14 korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas setiap hari. Sekitar 70 persen di antaranya berada pada usia produktif.
"Adik-adik sekalian adalah calon pemimpin masa depan. Karena itu, kalian harus memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap keselamatan berkendara. Jangan sampai kurangnya pengetahuan dan kedisiplinan di jalan raya justru membahayakan masa depan kalian," pesannya.
Pada sesi materi, edukasi keselamatan berlalu lintas dari Satlantas Polres Jombang disampaikan oleh Kanit Kamsel, IPTU Ken Wahyu Utomo. Materi yang diberikan diharapkan dapat menambah wawasan para murid mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, memahami rambu-rambu jalan, serta menerapkan perilaku berkendara yang aman dan tertib.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Jasa Raharja Jombang, Bapak Muri Hadi Nugroho, S.P., bersama Kepala Jasa Raharja Jawa Timur, Bapak Dwi Sasono, serta jajaran dari Polres Jombang dan Satlantas Jombang.
Melalui kegiatan ini, MAUWH berharap para murid tidak hanya memahami aturan lalu lintas secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Keselamatan berkendara harus menjadi kesadaran bersama, bukan sekadar kewajiban karena adanya aturan.
Penulis : Tim Humas



